Pada Tanggal 17 Juni 2015 Kerajaan Cantung bersama Lembaga Adat Kerukunan dan Kerakatan Kerajaan Cantung menyelenggarakan Lokakarya yang bertema "Menggali Sejarah Kerajaan Cantung Untuk Menemu Kenali Nilai Budaya dan Kesejarahan Suku Banjar di Gedung Kementrian Koordinator Pembedayaan Manusia dan Kebudayaan di Jl. Medan Medeka Barat No.3 Jakarta Pusat di Lantai 7.
Acara tersebut di buka oleh Ibu Menko PMK yang di wakili oleh Deputi V Bidang Sejarah dan Kebudayaan Bapak. DR Haswan Yunas.
Sambutan Ditjend Pendidikan dan Kebudayaan di wakili Oleh Ibu Amur selaku Kasubdit di Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya
Sambutan Kementrian Luar Negeri di Wakili oleh Bapak Al Busyra selaku Direktur Diplomasi Publik.
Nara Sumber dari Guru Besar Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia Bapak Prof.DR.Susanto Zuhdi dan Sejarawan dari Kalimantan Selatan Bapak Dharma Setiawan.
Alhamdulillah para peserta Lokakarya di hadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kotabaru Bapak Djoni Anwar dan Kepala Dinas Pariwisata Kotabaru Bapak Rai Raijuni serta Ketua Bappeda Kotabaru Bapak Azwar. beserta masyarakat Lembaga Adat Kerukunan dan Kerakatan Kerajaan Cantung yang diwakili Wakil Ketua dan Sekretaris bersama Sekretaris Camat Cantung Bapak Syamsudin..Bapak Herry mewakili Kabupaten Bondowoso.Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya acara Lokakarya ini.
Kerajaan Cantung adalah salah satu Kerajaan yang berada di wilayah Tanah Bumbu yang berada di Kecamatan Kelumpang Hulu, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan.
Senin, 22 Juni 2015
Jumat, 08 Mei 2015
Mengikuti Acara Silatnas ke IV Raja dan Sultan Nusantara di Klungkung Bali dari tanggal 27-30 April 2015. Pembukaan Silatnas ke IV di resmikan oleh Pangab Jendral TNI DR.Moeldoko yang di wakilkan oleh Asisten Teritorial (ASTER) Panglima TNI , Mayjend TNI Ngakan Gede Sugiartha Garjitha, SH.
Para Peserta Silatnas ke IV di Undang oleh Gubernur Bali YM I Made Mangku Pastika dalam acara Wecome Royal Dinner.
Para Peserta Silatnas IV di undang oleh Kodam IX udayana yang di wakilkan oleh Kadisbintalad Brigjen TNI Hadi Kusnan.
Jumat, 27 Maret 2015
Peninjauan Rumah Raja Cantung di Bondowoso
Rumah Raja Cantung yang di Jl. Ki Ronggo No.1 Bondowoso, Jawa Timur terlihat masih baik.
Melihat kondisi rumah masih belum banyak perubahan yang signifikan dari tahun ke tahun.
Semenjak di asingkan ke Bondowoso pada tahun 1890 rumah tersebut boleh di katakan masih kokoh karena buatan Belanda.
Adakah Rumah buatan indonesia yang masih bisa baik selama 100 tahunan?.
Peninjauan lokasi oleh Direktur Sejarah Dan Budaya di Kementrian P&K bersama tim BPCB trowulan Mojokerto.Pihak Kementrian P&K berharap agar Rumah Raja Cantung ini dapat di jadikan Museum oleh Pemerintah Daerah Bondowoso karena sementara ini Pemda Bondowoso belum ada MUSEUM.
Melihat kondisi rumah masih belum banyak perubahan yang signifikan dari tahun ke tahun.
Semenjak di asingkan ke Bondowoso pada tahun 1890 rumah tersebut boleh di katakan masih kokoh karena buatan Belanda.
Adakah Rumah buatan indonesia yang masih bisa baik selama 100 tahunan?.
Peninjauan lokasi oleh Direktur Sejarah Dan Budaya di Kementrian P&K bersama tim BPCB trowulan Mojokerto.Pihak Kementrian P&K berharap agar Rumah Raja Cantung ini dapat di jadikan Museum oleh Pemerintah Daerah Bondowoso karena sementara ini Pemda Bondowoso belum ada MUSEUM.
Senin, 16 Maret 2015
Sabtu, 14 Maret 2015
Makam Pangeran Kusumanegara
Mengunjungi makam Pangeran Kusumanegara sebagai Raja Cantung terakhir bersama dengan Direktur Kementrian PDK beserta staff dan dari Cagar Budaya Trowulan Mojokerto di dampingi oleh Pemkab Bondowoso yang di wakili oleh Kepala Dinas Pariwisata beserta para staffnya
Langganan:
Postingan (Atom)











































